31 August 2010

Sungai Di Kota Dan Sungai Di Desa

"mengalir sungai-sungai plastik jantung kota, menjadi hiasan yang harusnya tak ada..."
Beberapa kalimat di atas adalah penggalan lagu dari Iwan Fals yang menggambarkan sudah banyaknya sungai2 di kota2 yang tercemar oleh sampah.
Demikian pula sungai di kota Bandung seperti sungai Cikapundung.
Walaupun berbagai upaya telah dilakukan, tetap saja sampah2 masih saja menghiasinya.
Bukan sebuah utopis sebenarnya kalau Bandung dan kota2 lain di Indonesia bisa membuat sungai menjadi bersih seperti sungai2 di Singapura.
Namun yang sulit itu merubah kebiasaan masyarakat yang selalu membuang sampah ke sungai.
Tentu saja ini menjadi tanggungjawab pemerintah dalam mengelola kebersihan sungai. Namun selain itu dibutuhkan juga kesadaran dari masyarakat itu sendiri.
Sementara sungai-sungai di Desa nasibnya masih lebih baik, karena masih banyak yang bisa digunakan untuk mandi, mencuci, bahkan sarana bermain anak-anak meskipun airnya pun tidak terlalu jernih.

14 April 2010

Ribuan Jenis Anggrek Di Indonesia

Indonesia adalah salah satu negara yang mempunyai berbagai jenis anggrek terbanyak, ada sekitar enam ribu jenis anggrek, mulai
dari yang terbesar (Anggrek Macan atau Grammatophyllum Speciosum)
sampai yang terkecil (Taeniophyllum, yang tidak berdaun), termasuk
Anggrek Hitam yang langka dan hanya terdapat di Papua.

09 March 2010

Sejarah Nanas

Siapa sih ya ga kenal dengan buah nanas yang mempunyai bentuk yang unik dan rasanya yang manis.., yap..! Orang barat pertama yang diduga menemukan tanaman ini adalah Columbus dan para awaknya pada saat mereka mendarat di pulau Guadeloupe pada tahun 1493, buah nanas itu mempesona columbus karena penampilannya yang eksotis dan cita rasanya yang enak dan menyegarkan setelah dicicipi. Orang Indian, yang merupakan penduduk asli Amerika menyebutnya nana.
Para penjelajah berikutnya melihat nanas tumbuh di mana-mana di seputaran pantai Amerika yang beriklim tropis. Maka para pakar botani pun sepakat bahwa yang membudidayakan buah nanas adalah suku Indian Tupi-Guarani, penduduk di daerah pertemuan antara Argentina, Paraguay dan Brazil.

01 March 2010

Potensi Sukun sebagai Pengganti Beras

Makanan pokok masyarakat Indonesia memang nasi, namun ada sosok tanaman yang berpotensi menggeser kedudukan nasi di meja makan, apaan tuh..? Hehe..Dia adalah buah sukun..! Kandungan gizinya tidak jauh berbeda dengan nasi, seperti halnya beras, seluruh bagian buah sukun bisa dimakan. Untuk kandungan kalorinya buah sukun memang masih kalah, tapi kandungan karbohidratnya berimbang dengan beras yakni 78,9 g. Namun kelebihan dari tanaman sukun adalah mudah ditanam walau di dalam kondisi lahan yang marjinal sekalipun, selanjutnya tanaman ini dapat dibuat dalam berbagai olahan.
Namun sepertinya sebuah keajaiban jika potensi sukun sebagai pengganti beras (nasi) bisa terwujudkan mengingat 95% penduduk Indonesia sudah terbiasa mengkonsumsi nasi sebagai makanan pokok, dan sukun masih harus puas sebagai penganan buat cemilan saja.